• Kebijakan

Mendorong Adopsi Agenda Youth, Peace and Security di Indonesia

“Mendorong Adopsi Agenda Youth, Peace and Security di Indonesia” menempatkan pemuda sebagai subjek dan mitra strategis dalam arsitektur perdamaian dan keamanan Indonesia, bukan semata sebagai penerima manfaat pembangunan. Disusun sebagai Policy Paper oleh AMAN Indonesia dengan kontribusi kritis dari Koalisi Anak Muda untuk Indonesia Damai (KAMI Damai), dokumen ini berangkat dari pengalaman, kebutuhan, dan aspirasi pemuda yang dihimpun melalui proses konsultasi nasional dan subnasional, dialog, kajian kebijakan, serta telaah terhadap praktik dan pembelajaran terkait isu pemuda, perdamaian, dan keamanan. Dengan menggunakan lima pilar Agenda YPS—Partisipasi, Perlindungan, Pencegahan, Kemitraan, serta Pelepasan Keterlibatan dan Reintegrasi—dokumen ini membaca berbagai tantangan yang dihadapi pemuda, mulai dari keterbatasan partisipasi bermakna, penyempitan ruang sipil, diskriminasi dan eksklusi, ketidakamanan ekonomi, ancaman digital, kekerasan, hingga kebutuhan pemulihan dan reintegrasi. Di saat yang sama, dokumen ini menempatkan pemuda sebagai warga negara, pemegang hak, dan aktor perdamaian yang memiliki pengetahuan, agensi, dan kapasitas untuk mencegah konflik, memperkuat kohesi sosial, dan menjaga demokrasi. Policy paper ini mendorong adopsi Agenda YPS melalui Rencana Aksi Nasional (RAN) YPS sebagai kerangka yang melengkapi kebijakan kepemudaan yang telah ada, sekaligus memperkuat keterhubungan antara pembangunan pemuda, perdamaian, dan keamanan melalui mekanisme partisipasi yang bermakna, tata kelola lintas sektor, pendanaan yang aksesibel, serta monitoring dan evaluasi yang responsif gender, inklusif disabilitas, interseksional, dan kontekstual.

Email

*Kita akan mengirimkan salinan dokumen ini pada email anda