-
Buku
Nyadran Perdamaian: Lensa Perempuan, Perdamaian, dan Keamanan (WPS)
“Nyadran Perdamaian: Lensa Perempuan, Perdamaian, dan Keamanan (WPS)” menyoroti praktik Nyadran sebagai mekanisme perdamaian lokal yang berakar pada kearifan budaya dan pengalaman perempuan. Ditulis oleh Dwi Rubiyanti Kholifah dan Ihah Sholihah serta diterbitkan oleh AMAN Indonesia, buku ini membaca tradisi Nyadran melalui kerangka Women, Peace and Security (WPS), dengan menempatkan perempuan bukan sekadar pendukung ritual, tetapi sebagai aktor utama dalam merawat ingatan, menjaga harmoni sosial, dan membangun ketahanan komunitas. Bersumber dari praktik di Dusun Krecek, Gletuk, dan Porot, publikasi ini menegaskan bahwa kerja-kerja perawatan yang kerap tersembunyi di ruang domestik seperti dapur sesungguhnya adalah fondasi perdamaian yang berkelanjutan. Melalui penguatan partisipasi perempuan, Sekolah Perempuan Perdamaian, dan pendekatan live-in, Nyadran Perdamaian berkembang menjadi ruang aman lintas generasi dan lintas iman. Buku ini menjadi ajakan untuk melihat kembali tradisi sebagai sumber keadilan, kesetaraan, dan transformasi sosial yang berakar dari komunitas.