Ibu-ibu SP Belajar Komputer

Siang itu, tepatnya 23 Maret 2011, kantor AMAN Indonesia riuh oleh suara ibu-ibu yang berasal dari tiga komunitas Sekolah Perempuan (SP). Mereka adalah Mbak Muji dan Bu Lilik (SP Kampung Sawah), Bu Ely dan Bu Rohima (SP Pondok Bambu), dan Teh Upit, Uni Dewi, Bu Nia, Bu Ade (SP Loji-Bogor). Namun kedatangan mereka bukan untuk sekadar main ke kantor AMAN, melainkan untuk belajar mengenal komputer dan internet serta membuat email.

Suasana belajar sangat penuh dengan tawa. Seringkali ibu-ibu menertawakan diri sendiri ataupun saling menertawakan. Mereka merasa lucu karena bingung ketika memegang komputer. Ibu Rohima misalnya, ketika mau menulis, dia harus mencari huruf satu persatu dengan durasi yang cukup lama. “Mana sih huruf S nya?,” katanya kepada Bu Muji. Pertanyaaan tersebut kemudian disusul tawa bersama. Begitu juga dengan Bu Lilik, dia masih sangat kaku dengan keyboard. Dia mengetik dengan keras sampai suara “tak tik tuk” terdengar tidak seperti pada umumnya. Bisa dibayangkan bagaimana ibu-ibu yang sehari-hari bergelut dengan pekerjaan rumah, menjadi buruh cuci, dan pedagang kecil-kecilan, kemudian duduk di depan komputer dan mempelajari teknologi komunikasi modern.

Namun, meski merasa lucu, mereka tetap serius dan sangat bersemangat. Bu Muji misalnya, awalnya dia tidak tahu cara mengetik surat dan pindah paragraf. Dia mencari-cari tombol mana yang harus dipencet dan digeser. Sesekali dia membuka buku catatannya. Ketika sudah mentok dan tidak tahu, dia baru memanggil fasilitator dan minta ditunjukkan tombol mana yang harus dipencet ketika pindah paragraf.

Tujuan pengenalan komputer, internet, dan pembuatan email ini adalah untuk meningkatkan skill ibu-ibu SP, khususnya bagi pengurus. Ibu-ibu sendiri yang meminta kegiatan ini. Mereka menganggap penting untuk belajar komputer dan internet sehingga ketika membuat undangan tidak usah lagi meminta bantuan anak atau suami mereka. Kedepan, ibu-ibu pengurus SP berencana membuat laporan setiap proses yang ada di SP dan akan mengirimkan laporan tersebut ke AMAN Indonesia lewat email. [Mh/Any]

Artikel Terkait:

Tinggalkan komentar