Senin; 21 Mei 2012 | 00:44 WIB | Ganti Bahasa :

Siaran Press Aliansi Solidaritas Kasus Sampang

(Jakarta, 20/04/2012)



Aliansi Solidaritas Kasus Sampang mengecam Pemerintah Daerah Sampang, Kepolisian dan Kejaksaan Sampang yang terlihat jelas bersikap tidak adil dengan hanya mengkriminalisasi Ustaz Tajul Muluk terkait Tragedi Sampang belum lama ini.

Seperti diberitakan sebelumnya, para ulama di Sampang menganggap ajaran Islam Syiah yang disampaikan Tajul Muluk sesat, sehingga pembawa ajaran itu perlu diproses hukum. Namun perkembangan yang terjadi justru memicu pembakaran kompleks pesantren keluarga Ustad Tajul Muluk, pengungsian ratusan warga muslim Syiah di Sampang Madura, hingga penetapan dan penahanan Ustaz Tajul Muluk pada Kamis (12/4) di LP Sampan.

Uztaz Tajuk Muluk ditetapkan sebagai tersangka kasus penodaan agama oleh Kejaksaan Negeri Sampang dan perkaranya telah dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Sampang untuk menunggu penetapan jadual persidangan di PN Sampang.

"Uztaz Tajuk Muluk semestinya adalah korban. Sementara sangat jelas, pelaku pembakaran, aktor penyuruh dan penggerak pembakaran dan kekerasan selama ini cenderung dibiarkan. Jika ini terus terjadi dan negara abai, maka yang terjadi adalah penindasan, konflik yang konstan bahkan mungkin pembantaian," tulis siaran pers Aliansi Solidaritas Kasus Sampang yang diterima Kamis (19/4).

Aliansi Solidaritas Kasus Sampang terdiri dari berbagai elemen gerakan sipil dan lembaga swadaya masyarakat di Indonesia yaitu Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), LBH Jakarta, YLBH-Universalia, Kontras, Elsam, Sejuk, AMAN Indonesia, ILRC, ANBTI, ICRP, Wahid Instititute, HRWG, dan Setara Institute.

Sumber selengkapnya: Media Indonesia

 




Berita Terkait :


RAN P4DK, MENDAMBA SINERGI EFEKTIF
Sampai pertemuan ke 25, kami tetap tidak tahu kapan draft Rencana Aksi Nasional Perlindungan Perencanaan Pemberdayaan dan Partisipasi Perempuan di ...

MEMBANGUN PERDAMAIAN LEWAT CREDIT UNION
Perempuan adalah korban yang paling merasakan dampak dari konflik. Dari perempuanlah lahir upaya-upaya perdamaian. Tapi, usaha perempuan dalam ...

Link Terkait :

.:: Konfirmasi Donasi ::.
 
Siapakah yang paling dirugikan dalam berbagai kasus kekerasan atas nama agama?

Kelompok Perempuan
Kelompok Laki-Laki
Kelompok Anak-Anak



Pengunjung ke : 0000047050
Your IP : 38.107.179.232