Angkringan Kebangsaan dan Deklarasi Pelajar Toleran DIY

AMAN Indonesia bekerjasama dengan Labolatorium PKn Dakultas Ilmu Sosial UNY (Universitas Negeri Yogyakarta), Setara Institute dan Aliansi Masyarakat Sipil DIY akan melaksanakan diskusi dan deklarasi Pelajar Toleran dan Damai. Acara akan dilaksanakan pada 28 Agustus 2017 di Taman Pancasila UNY pada pkl. 08.00-12.00 WIB.

Sebagai pemantik diskusi panitia menghadirkan Bupati Kulon Progo, dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG., Halili dari Setara Institute, Shabrina Solekhah dari duta diajeng Kulonprogo/siswi SMA 1 Wates, Yunan Helmi sebagai musisi nasionalis, dan Maskur Hasan dari AMAN Indonesia. Masing-masing pembicara akan membicarakan sesuai tema yang diangkat, yaitu Toleran adalah Pancasila.

Tujuan dari acara tersebut adalah untuk mengkampanyekan praktek toleransi dan membumikan nilai-nilai pancasila yang saat ini sangat dibutuhkan dalam relasi antar masyarakat khususnya anak didik. Bahwa semakin lama praktek toleransi dan menjunjung tinggi nilai-nilai pancasila semakin tergrogoti mengingat semakin banyak kelompok radikal yang mempraktekkan intileransi.

Diakhir acara, bersama dengan 300 pelajar se-Daerah Istimewa Yogyakarta akan mendeklarasikan pelajar toleran dan damai dengan diiringi mars pelajar damai Indonesia. Berikut mars yang akan nyanyikan bersama.

Mars Pelajar Damai Indonesia

Composed by Yunan Helmi

 

Kamilah pelajar Indonesia

Berjanji setia pada Bangsa

Menjaga keutuhan NKRI tercinta

Berbingkai Pancasila

Kamilah Pelajar Indonesia

Damai, menghormati yang berbeda

Menjunjung persatuan di atas kepentingan

Beriman dan berbangsa

Bersatu membuat kita kuat

Bercerai membuat kita lemah

Inilah ikrar kami, pelajar Indonesia

Bhineka Tunggal Ika

Artikel Terkait:

Tinggalkan komentar